Al-Qur’an kok Pajangan?

0
121

Oleh. Choirin Fitri

“Sob, punya Al-Qur’an enggak, nih?” tanya si A suatu hari.

“Ih, kok, tanyanya gitu, sih.” Si B memonyongkan bibirnya.

“Kan cuma tanya. Tinggal jawab punya atau enggak?” Si A tersenyum santai.

“Punyalah. Kan secara aku masih muslim gitu lho,” jawab Si B sewot.

“Alhamdulillah. Gimana? Dibaca tiap hari enggak, nih?” tanya si A sembari menjawil lengan si B.

Si B bergumam panjang. Lalu, menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal, “Jarang banget. Seringnya jadi pajangan.”

“Waduh!” Si A melotot.

___

Sob, fragmen cerita pendek ini kayaknya fakta remaja banget, ya? Hayo, jangan-jangan menimpa kamu! Eh, semoga enggak, ya?!

Emang, sih, rata-rata kaum muslim saat ini buta huruf Al-Qur’an. Kalaupun bisa baca, jarang yang mau membacanya. Kalaupun membacanya, jarang juga yang mau mengamalkannya. Apalagi menyampaikannya pada yang lain. Ini malah jarang pakai banget. Benar enggak, sih?

Rata-rata orang hanya menjadikan Al-Qur’an pajangan. Bukan tuntunan. Astaghfirullah, ngeri banget, ya?

Padahal, nih, Sob, Al-Qur’an itu Allah turunkan sebagai petunjuk hidup kita. Bukan hanya dipajang di rak, etalase, atau tersimpan di almari.

“Beneran, nih, Al-Qur’an kalam Allah? Bukannya ucapan Nabi Muhammad? Atau, mungkin karangan orang Arab gitu?” Si B kembali bertanya.

Nah, mungkin si B ini mewakili kalian ya, Sob? Kalau ada yang masih ragu bahwa Al-Qur’an kalam Allah emang wajar. Kalau kalian punya pikiran semacam ini, yuk, kita cek jawabannya!

Kalau ada anggapan Al-Qur’an karangan orang Arab, itu jelas kesimpulan yang batil. Why? Coz, dalam Al-Qur’an, Allah menantang manusia untuk membuat ayat yang sama. Begini firman-Nya:

قُلْ لَّىِٕنِ اجْتَمَعَتِ الْاِنْسُ وَالْجِنُّ عَلٰٓى اَنْ يَّأْتُوْا بِمِثْلِ هٰذَا الْقُرْاٰنِ لَا يَأْتُوْنَ بِمِثْلِهٖ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيْرًا

“Katakanlah, “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa (dengan) Al-Qur’an ini, mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengannya, sekalipun mereka saling membantu satu sama lain.” (Surah Al-Isra’:88)

Nah, terbukti, sampai detik ini, enggak ada satu manusia pun yang mampu membuat tandingan Al-Qur’an ini. Bahkan, orang Arab sekalipun. Catet yes!

Pertanyaan berikutnya tentang Al-Qur’an buatan Nabi Muhammad. Ini juga batil alias salah total. Why? Karena, beliau saw. adalah bagian dari masyarakat Arab. Beliau ummi pula, alias dikenal enggak bisa membaca dan menulis.

Selain itu, sering didapati dalam keseharian beliau saat menyampaikan Islam secara bersamaan mengucapkan firman Allah dan menjelaskannya dengan ucapan beliau atau kita kenal hadis. Nah, fakta berbicara bahwa cara pengucapan keduanya berbeda. Berarti, yakin dong, Al-Qur’an bukan ucapan atau karangan Nabi Muhammad?

Kurang yakin? Mari kita cek firman Allah yang membantah pertanyaan kedua ini!

اَمْ يَقُوْلُوْنَ افْتَرٰىهُ ۗقُلْ فَأْتُوْا بِعَشْرِ سُوَرٍ مِّثْلِهٖ مُفْتَرَيٰتٍ وَّادْعُوْا مَنِ اسْتَطَعْتُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ

“Bahkan mereka mengatakan, “Dia (Muhammad) telah membuat-buat Al-Qur’an itu.” Katakanlah, “(Kalau demikian), datangkanlah sepuluh surah semisal dengannya (Al-Qur’an) yang dibuat-buat, dan ajaklah siapa saja di antara kamu yang sanggup selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.”(Surah Hud:13)

Oke, yes, kita beralih ke pertanyaan terakhir. Lalu, siapa dong, yang menciptakan Al-Qur’an? Heeemmm, sudah dibilangin dari tadi, kok, masih ngeyel? Al-Qur’an kalam Allah, Sob. 100% asli berasal dari-Nya.

اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.” (Surah Al-Hijr:9)

Alhamdulillah, akhirnya tiga pertanyaan yang sering membuat kita galau terjawab sudah. Allah-lah yang menurunkan Al-Qur’an dan yang akan senantiasa menjaganya. Makanya, sampai detik ini, jika ada yang coba-coba memalsukan Al-Qur’an, pasti segera ketahuan dan bakal mendapat dosa yang amat ngeri.

Nah, jika kita sudah yakin Al-Qur’an adalah firman Allah, berikutnya kita juga harus sadari dan yakini bahwa Al-Qur’an bukan pajangan. Kitab suci umat Islam ini adalah petunjuk hidup. Memuat petunjuk Allah mulai dari bangun tidur hingga bangun negara. Mulai hal yang kecil sampai yang besar.

Kalau kamu hapal surah Al-Fatihah dan tahu artinya, di ayat enam kita minta pada Allah untuk menjadikan kita orang-orang yang berada di jalan yang lurus. Nah, jalan yang lurus itu mengikuti petunjuk Allah dalam Al-Qur’an. Bukan yang lainnya.

Allah berfirman dalam surah Shad ayat 29 yang berbunyi:

كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ مُبٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوْٓا اٰيٰتِهٖ وَلِيَتَذَكَّرَ اُولُوا الْاَلْبَابِ

“Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran.”

Oke, Sob, sekarang PR kita enggak hanya bisa baca Al-Qur’an, ya? Kita mesti mengkaji Al-Qur’an, terus mengamalkannya dalam kehidupan, dan jangan sampai lupa, kita juga kudu menyampaikannya pada yang lain. Gimana, siap atau siap banget?

Artikulli paraprakHilangnya Fungsi Qawwamah Akibat Jauh dari Aturan Allah
Artikulli tjetërBerdendang Bergoyang, Mampukah Lahirkan Generasi Cemerlang?
Visi : Menjadi media yang berperan utama dalam membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhan mengembalikan kehidupan Islam. Semua isi berupa teks, gambar, dan segala bentuk grafis di situs ini hanya sebagai informasi. Kami berupaya keras menampilkan isi seakurat mungkin, tetapi Linimasanews.com dan semua mitra penyedia isi, termasuk pengelola konsultasi tidak bertanggungjawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan berkaitan penggunaan informasi yang disajikan. Linimasanews.com tidak bertanggungjawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis yang dihasilkan dan disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik “publik” seperti Opini, Suara Pembaca, Ipteng, Reportase dan lainnya. Namun demikian, Linimasanews.com berhak mengatur dan menyunting isi dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menjauhi isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras. Segala isi baik berupa teks, gambar, suara dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Linimasanews.com. Semua hasil karya yang dimuat di Linimasa news.com baik berupa teks, gambar serta segala bentuk grafis adalah menjadi hak cipta Linimasanews.com Misi : * Menampilkan dan menyalurkan informasi terbaru, aktual dan faktual yang bersifat edukatif, Inspiratif, inovatif dan memotivasi. * Mewadahi bakat dan/atau minat sahabat lini masa untuk turut berkontribusi membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhannya mengembalikan kehidupan Islam melalui literasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini