Hasil Produksi Lebah Penuh Manfaat

0
141

Oleh: Umi Rizkyi (Pegiat Literasi, Perindu Jannah)

Suatu ketika saya mengikuti kelas online melalui WhatsApp. Pesertanya dari berbagai wilayah di Nusantara. Ada Jawa Barat, Bogor, Cilacap, Ngawi, Surabaya, Gresik dan lain-lain. Kami pun berasal dari berbagai profesi, dari guru, petani, dokter, dosen, ibu rumah tangga dan sebagainya. Namun, kami tak menjadikan hal itu sebagai pembeda dan perenggang dalam menuntut ilmu.

Kelas berjalan seperti biasanya. Mulai dari presensi, pembukaan, materi inti, tanya jawab dan penutup. Semua berjalan dengan tertib dan penuh antusias dari para anggota group kelas online ini. Namun, terkabar ada salah satu teman grup yang ibunya sedang dirawat di rumah sakit.

Ia didiagnosa sakit kanker. Sungguh mengagetkan bagi kami semua. Tak ada kabar sebelumnya sakit apa, tetapi tiba-tiba ada kabar beliau terkena kanker. Dalam waktu satu bulan harus segera dioperasi. Segala macam cara pengobatan ia lakukan, baik medis, kemoterapi maupun herbal.

Alkisah, pada saat mengikuti program kemoterapi ia masih sempat memberi kabar kepada kami. Ia menyapa, menanyakan kabar dan mendoakan kami semua dengan penuh cinta. Perjuangan ia untuk menjemput kesembuhan dari Allah sungguh luar biasa. Selain iktiar bumi, iktiar langit pun ia lakukan.

Dzikir, shalat sunah, puasa, sedekah dahsyat dan menebar ilmu juga inspirasi kepada umat. Sungguh ini adalah salah satu yang mampu mendobrak pintu langit agar Allah SWT segera memberikan kesembuhan dan keajaiban untuknya.

Ketika ke rumah sakit, ia sempat cerita banyak hal tentang inspirasi yang ia sebarkan terkait ujian yang telah diberikan kepada setiap hamba-Nya. Ia juga selalu mengingatkan, ketika rasa syukur kita berkurang dan hati kita terlalu keras dengan lingkungan dan orang lain, rumah sakit adalah tempat yang tepat untuk kita mensyukuri segala nikmat yang telah Allah berikan.

Ia bercerita, di rumah sakit itu banyak orang yang kesehatannya tak seberuntung kita. Walaupun sebenarnya ia juga merasakan sakit kanker yang pastinya luar biasa sakitnya, namun ia tetap bersyukur, merasa lebih beruntung dari orang-orang yang ada di sekitarnya. Ketika itu, ada anak-anak berkisar umur 4 tahun. Karena kanker juga, ia harus kehilangan kaki yang harus diamputasi.

Ruang inap pun penuh pasien. Dari sakit typus, paru-paru, jantung, diabetes, hipertensi, vertigo, tumor, kista, dan masih banyak lagi. Setiap hari rumah sakit penuh dengan pasien. Ada yang pulang, ada lagi yang datang dan harus rawat inap. Ada juga yang kadang dari kita masih kurang bersyukur hanya karena di rumah anak-anak banyak tingkah, berlarian ke sana ke mari, berisik, suka ingin tahu, dan lain sebagainya.

Ternyata, banyak anak yang mengalami hal yang tak seindah dan sesempurna anak-anak kita. Walau terlahir dengan organ tubuh yang sama-sama sempurna, namun ada kelainan pada anak yang terserang kanker tersebut.

Ibu teman kami yang terserang kanker juga bercerita, ada anak-anak umur sekitar 8 tahun yang belum bisa berjalan. Jangankan berlari seperti anak pada umumnya, ia hanya di atas gendongan orang tuanya.

Dari kisah berbagai macam penyakit yang diderita oleh orang, saya teringat pada ayat dari Sang Maha Pencipta. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

ثُمَّ كُلِيْ مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ فَاسْلُكِيْ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًاۗ يَخْرُجُ مِنْۢ بُطُوْنِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ ۖ فِيْهِ شِفَاۤءٌ لِّلنَّاسِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

“Kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).” Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir.” (QS. An-Nahl[16]:69)

Dari ayat ini, telah dinyatakan bahwa pada perut lebah terdapat zat-zat yang bermanfaat dan bagus untuk manusia yang bisa digunakan sebagai obat dari bermacam-macam penyakit. Adapun hasil produksi lebah antara lain royal jelly, bio falen, madu dan propolis.

Oleh karena itu, tak ada keraguan bagi kita untuk meyakini akan khasiat dan manfaat berbagai macam hasil produk lebah. Sebab, Allah langsung yang merekomendasikan. Sebagai umat Islam, kita harus meyakinkan keimanan kita terhadap ayat cinta dari Allah di atas. Allahua’lam bi showab.

Artikulli paraprakMempertanyakan Urgensi Sertifikasi Da’i
Artikulli tjetërDesas Desus Polemik Pembatalan Haji
Visi : Menjadi media yang berperan utama dalam membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhan mengembalikan kehidupan Islam. Semua isi berupa teks, gambar, dan segala bentuk grafis di situs ini hanya sebagai informasi. Kami berupaya keras menampilkan isi seakurat mungkin, tetapi Linimasanews.com dan semua mitra penyedia isi, termasuk pengelola konsultasi tidak bertanggungjawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan berkaitan penggunaan informasi yang disajikan. Linimasanews.com tidak bertanggungjawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis yang dihasilkan dan disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik “publik” seperti Opini, Suara Pembaca, Ipteng, Reportase dan lainnya. Namun demikian, Linimasanews.com berhak mengatur dan menyunting isi dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menjauhi isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras. Segala isi baik berupa teks, gambar, suara dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Linimasanews.com. Semua hasil karya yang dimuat di Linimasa news.com baik berupa teks, gambar serta segala bentuk grafis adalah menjadi hak cipta Linimasanews.com Misi : * Menampilkan dan menyalurkan informasi terbaru, aktual dan faktual yang bersifat edukatif, Inspiratif, inovatif dan memotivasi. * Mewadahi bakat dan/atau minat sahabat lini masa untuk turut berkontribusi membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhannya mengembalikan kehidupan Islam melalui literasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini