Kedelai Melonjak, Rakyat Tersentak

0
7

Suara Pembaca

Tahu dan tempe adalah bagian dari makanan khas Indonesia. Kedelai menjadi bahan utamanya. Namun, dengan melonjaknya harga kedelai, menjadikan rakyat ikut tersentak kaget. Bagaimana tidak, tahu dan tempe yang merakyat pun kini menjadi langka.

Harga kedelai impor dua bulan lalu masih 7.000 rupiah per kilogram. Tetapi akhir Desember hingga saat ini berkisar 9.400 rupiah per kilogram. Hal inilah yang menyebabkan pengrajin tahu tempe mogok dan menghentikan produksi (2/1/21).

Dalam kondisi pandemi seperti sekarang, menghilangnya tahu tempe kian menambah penderitaan rakyat. Sudah terimbas pandemi yang semua aktifitas dibatasi, kebutuhan mereka pun tak tercukupi. PHK menghantam, pekerjaan hilang. Kebutuhan yang biasanya terjangkau pun ikut mahal, bahkan menghilang.

Dengan kondisi ini, pemerintah harusnya lebih peka dan tetap menyediakan kebutuhan pokok yang terjangkau. Selain itu, juga memberikan dukungan dan fasilitas kepada para petani kedelai agar bisa memproduksi kedelai unggul. Sehingga tidak mengandalkan impor semata.

Anita Ummu Taqillah
Bojonegoro, Jawa Timur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini