Kereta Cepat Tak Kunjung Tamat

0
30

Suara Pembaca

Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) terancam mengalami perlambatan bahkan terancam berhenti karena belum adanya kepastian pencairan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp3,2 triliun. Didiek Haryanto selaku Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (persero) mengatakan PMN sebesar Rp3,2 triliun bagi PT KAI tersebut harus bisa terselesaikan pada Desember 2022. Dana PMN tersebut akan digunakan untuk menutupi pembengkakan biaya proyek KCJB yang mencapai Rp21,4 triliun.

Sungguh ironi, proyek kereta cepat tak kunjung tamat. Padahal sebelumnya, rakyat Indonesia harus menanggung beban biayanya dari APBN untuk menyelesaikan proyek tersebut. Mirisnya, yang menikmati proyeknya adalah kalangan masyarakat atas. Masyarakat bawah tak mampu menjangkau harga tiket yang mahal.

Seyogianya dana masyarakat bisa digunakan untuk kepentingan rakyat yang lebih urgen. Membangun infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan bisa diakses semua kalangan.

Hal ini wajar terjadi. Dalam pandangan kapitalisme, transportasi adalah bisnis yang memberikan keuntungan besar. Akhirnya, fungsinya bergeser dari pelayanan kepada keuntungan semata. Kalaupun ada pelayanan, rakyat harus bergantung pada harga yang ditetapkan. Semakin mahal harganya, semakin baik pelayanannya.

Dalam Islam, infrastruktur dibangun untuk kepentingan rakyat. Pengelolaan dan pembiayaan harus dilakukan negara sebagai pengurus urusan rakyat. Fungsi pembangunan untuk melayani kepentingan publik dan mempermudah mereka.

Mayang Trisna Wardani
Bogor

Artikulli paraprakTV Analog Dihentikan, Siapa yang Diuntungkan?
Artikulli tjetërPotret Buram Masyarakat Sekuler
Visi : Menjadi media yang berperan utama dalam membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhan mengembalikan kehidupan Islam. Semua isi berupa teks, gambar, dan segala bentuk grafis di situs ini hanya sebagai informasi. Kami berupaya keras menampilkan isi seakurat mungkin, tetapi Linimasanews.com dan semua mitra penyedia isi, termasuk pengelola konsultasi tidak bertanggungjawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan berkaitan penggunaan informasi yang disajikan. Linimasanews.com tidak bertanggungjawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis yang dihasilkan dan disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik “publik” seperti Opini, Suara Pembaca, Ipteng, Reportase dan lainnya. Namun demikian, Linimasanews.com berhak mengatur dan menyunting isi dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menjauhi isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras. Segala isi baik berupa teks, gambar, suara dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Linimasanews.com. Semua hasil karya yang dimuat di Linimasa news.com baik berupa teks, gambar serta segala bentuk grafis adalah menjadi hak cipta Linimasanews.com Misi : * Menampilkan dan menyalurkan informasi terbaru, aktual dan faktual yang bersifat edukatif, Inspiratif, inovatif dan memotivasi. * Mewadahi bakat dan/atau minat sahabat lini masa untuk turut berkontribusi membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhannya mengembalikan kehidupan Islam melalui literasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini