Khilafah Bisa Menyejahterakan, Jaminannya Apa, sih?

0
189

Reportase

Linimasanews.com- Ibu Ratu Erma Rahmayanti, S.P., Pemerhati Kebijakan Keluarga dan Generasi ditanya soal jaminan bahwa khilafah bisa menjadi solusi kesejahteraan.

“Yang hidup hari ini, masyarakat muslim itu, kan belum pernah menyaksikan secara langsung bagaimana khilafah diterapkan di masa kegemilangan Islam. Nah, tentu kita ingin mendapat jaminan. Jaminannya apa, sih, kalau khilafah ini diterapkan akan membawa pada kesejahteraan?”
Demikian pertanyaan Ibu Nanik Wijayanti, S.P., selaku moderator kepada Ibu Ratu Erma Rahmayanti, S.P., salah satu narasumber Digital Event Risalah Akhir Tahun 2020, Sabtu 26 Desember 2020.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ibu Ratu Erma selaku narasumber ketiga dalam talkshow yang mengangkat tema “Berkah dengan Khilafah” itu, mengajak umat Islam terlebih dahulu meyakini bahwa khilafah ajaran Islam.
“Dalam membahas hal ini, penting bagi kita untuk menghadirkan keyakinan. Yakin dan menyadari, memahami kalau khilafah tadi itu adalah ajaran Islam. Syariat Islam. Berarti perintah dari Allah.”

Selanjutnya beliau mengingatkan bahwa khilafah adalah alat pelaksanaan syariat. Umat manusia diperintahkan berhukum dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah. Ia lantas memperingatkan dengan mengutip QS Al Maidah: 45.
“Dalam ayat itu sudah sangat clear sekali, barang siapa yang tidak menghukum atau menggunakan hukum Allah sebagai format bernegara, berarti dia zalim. Ya zalim, ya otoriter,” ujarnya.

Terkait umat yang saat ini belum pernah melihat langsung khilafah itu mengurusi rakyat, Ibu Ratu Erma mengulas 4 hal yang bisa jadi jaminan. Beliau meyakinkan,” Jaminan itu datang langsung dari Allah. Tidak ada jaminan yang lebih bisa dipegang selain jaminan dari Allah,” ujarnya.

Keempat jaminan itu, pertama, konstitusi dalam khilafah istimewa karena kedaulatan dari Allah. Syariat Islam yang diturunkan Allah sudah mencakup tujuh pilar bernegara (ipoleksosbudhankam).
“Konstitusi dalam khilafah itu bersumber dari syariat. Lah, yang namanya syariat itu pasti, benarnya pasti. Kemudian sudah lengkap. Kalau kita pelajari, syariat Islam itu sudah mencakup tujuh pilar bernegara, ipoleksosbudhankam,” terangnya.

Kedua, berupa jaminan kepemimpinan. Di samping tujuh syarat utama seorang pemimpin, syariat mensyaratkan pemimpin harus kuat, takwa dan kasih sayang. Yakni, kuat dari sisi pengetahuan ketatanegaraan dan punya skill pemimpin. Kemudian takwa yang dibarengi dengan kasih sayang dan lemah lembut terhadap rakyat menjadi tameng untuk mencegah seorang penguasa dari melakukan kezaliman.

Ketiga, berupa jaminan kemudahan dalam birokrasi. Birokrasi dalam sistem khilafah sederhana, tidak ruwet sehingga permasalahan bisa cepat direspons. Hal ini karena standar hukum dalam khilafah, baik di pusat maupun daerah adalah sama, yakni syariat.

Jaminan yang keempat ialah adanya kesatuan komando. Di dalam khilafah, khalifah sebagai pemegang komando.
“Pada para pemimpin tidak banyak pembisik karena kewenangan itu ada pada khalifah Tapi dia (khalifah) tidak di atas hukum. Tetap khalifah dan rakyat tidak ada perbedaan hukum. Di hadapan syariat semua sama,” ujarnya.

Artikulli paraprakTidak Ada Harapan untuk Menyelamatkan Demokrasi
Artikulli tjetërTestimoni dari tokoh nasional
Visi : Menjadi media yang berperan utama dalam membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhan mengembalikan kehidupan Islam. Semua isi berupa teks, gambar, dan segala bentuk grafis di situs ini hanya sebagai informasi. Kami berupaya keras menampilkan isi seakurat mungkin, tetapi Linimasanews.com dan semua mitra penyedia isi, termasuk pengelola konsultasi tidak bertanggungjawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan berkaitan penggunaan informasi yang disajikan. Linimasanews.com tidak bertanggungjawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis yang dihasilkan dan disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik “publik” seperti Opini, Suara Pembaca, Ipteng, Reportase dan lainnya. Namun demikian, Linimasanews.com berhak mengatur dan menyunting isi dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menjauhi isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras. Segala isi baik berupa teks, gambar, suara dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Linimasanews.com. Semua hasil karya yang dimuat di Linimasa news.com baik berupa teks, gambar serta segala bentuk grafis adalah menjadi hak cipta Linimasanews.com Misi : * Menampilkan dan menyalurkan informasi terbaru, aktual dan faktual yang bersifat edukatif, Inspiratif, inovatif dan memotivasi. * Mewadahi bakat dan/atau minat sahabat lini masa untuk turut berkontribusi membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhannya mengembalikan kehidupan Islam melalui literasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini