Kisah Hatim Ath-Tha’i dan Shadaqah Emas Sebesar Telur

0
32

Oleh: Nur Rahmawati, S.H.
Penulis dan Pegiat Literasi

Senantiasa menanamkan kebiasaan baik kepada anak dan istri adalah bagian dari tanggung jawab seorang laki-laki yang berperan sebagai suami sekaligus ayah. Menanamkan karakter tak pernah berhenti untuk menjadi orang baik yang ikhlas karena Allah, akan menjadikan mereka senantiasa menempatkan dirinya berguna bagi umat.

Hal ini mengingatkan kita kepada kisah Hatim Ath-Tha’i, laki-laki dan suami yang terkenal sangat dermawan di masa jahiliyah. Ia terbiasa memberi makan kepada orang yang bermukim maupun yang bepergian.

Saat bermusafir, ketika masih ada beberapa makanan yang tersisa Hatim melemparkannya ke pasir sambil berkata, “Sungguh, semut-semut itu juga tetangga baik kita.”

Melalui putri Hatim, kabar kedermawanannya sampai kepada Baginda Nabi. Beliau pun bersabda,

“Wahai Putri Hatim Ath-Tha’i! Dermawan seperti ini yang menjadi sifat mukmin yang sesungguhnya. Andaikan bapakmu seorang muslim, niscaya kami akan memintakan rahmat untuknya.” (Dalail An-Nubuwwah, Al-Baihaqi, Maktabah Syamilah).

Di kisah yang lain, saat sebagian sahabat bersama Nabi, tiba-tiba seorang laki-laki datang membawa emas sebesar telur burung dara. Laki-laki itu berkata, “Wahai Rasul, aku peroleh emas ini dari penambangku. Ambillah ia sebagai shadaqah. Aku tidak memiliki kekayaan selain ini.

Nabi berkata, “Salah seorang di antara kalian datang membawa apa yang dimilikinya, lalu berkata, ‘Ini shadaqahku.’ Setelah itu, ia duduk mengharap belas kasihan manusia? Sebaik-baik shadaqah adalah apa yang diberikan dan ia sudah tidak membutuhkannya lagi.” (Abu Dawud dari Jabir bin Abdillah, Maktabah Syamilah).

Kisah tersebut mengajarkan bahwa harusnya, suami jangan pernah bosan untuk menanamkan nilai-nilai untuk selalu menjadi orang baik kepada anak dan istri. Sebab, tabiat seorang mukmin harusnya memiliki sifat demikian. Yaitu, menyayangi sesamanya serta makhluk hidup lainnya.

Selain itu, Allah memberikan kemudahan di Hari Penghisaban bagi siapa pun mukmin yang juga memberikan kemudahan ketika di dunia kepada orang lain. Selain itu, dimudahkan juga urusan mereka, serta mendapat rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Kisah seorang laki-laki yang memberi emas sebesar telur dan Hatim yang memberi makan semut, serta orang yang dalam perjalanan (musafir) adalah cerita tentang memberi yang terbaik pada momen terbaik. Itu bukanlah pekerjaan mudah jika tidak dibiasakan. Memberi sesuatu yang terbaik bukan saja membantu orang lain, tapi juga sebagai cara menghargai diri sendiri dan menunjukkan kualitas diri.

Orang-orang saleh terdahulu berkata, “Kualitas laki-laki dilihat dari tiga perkara: surat yang ditulis, pemberian yang disumbangkan, serta utusan yang dikirim.”
Wallahua’lam bishawab.

Artikulli paraprakAntara “Lip Service’ dan Tata Krama
Artikulli tjetërPerlunya Mitigasi Anak Yatim Akibat Pandemi
Visi : Menjadi media yang berperan utama dalam membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhan mengembalikan kehidupan Islam. Semua isi berupa teks, gambar, dan segala bentuk grafis di situs ini hanya sebagai informasi. Kami berupaya keras menampilkan isi seakurat mungkin, tetapi Linimasanews.com dan semua mitra penyedia isi, termasuk pengelola konsultasi tidak bertanggungjawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan berkaitan penggunaan informasi yang disajikan. Linimasanews.com tidak bertanggungjawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis yang dihasilkan dan disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik “publik” seperti Opini, Suara Pembaca, Ipteng, Reportase dan lainnya. Namun demikian, Linimasanews.com berhak mengatur dan menyunting isi dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menjauhi isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras. Segala isi baik berupa teks, gambar, suara dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Linimasanews.com. Semua hasil karya yang dimuat di Linimasa news.com baik berupa teks, gambar serta segala bentuk grafis adalah menjadi hak cipta Linimasanews.com Misi : * Menampilkan dan menyalurkan informasi terbaru, aktual dan faktual yang bersifat edukatif, Inspiratif, inovatif dan memotivasi. * Mewadahi bakat dan/atau minat sahabat lini masa untuk turut berkontribusi membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhannya mengembalikan kehidupan Islam melalui literasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini