Pemuda Berjaya dengan Ilmu dan Agama

0
55

Oleh. Sri Purwanti

Hai, Bestie, siapa nih yang bercita-cita ingin berpendidikan tinggi? Wah, keren banget.

Mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, salah satu cara kita untuk mengeksplor potensi guna memperbaiki kualitas diri. Tentunya, kita semua pengen dong bisa berkontribusi untuk kemajuan negeri. Ya, walaupun banyak jalur lain, sih, untuk menunjukkan kontribusi tersebut.

Well, karena pendidikan itu penting banget. Wajar ya, jika pemerintah kita hari ini, sungguh berusaha keras mengatur rencana agar bisa mendongkrak kualitas pendidikan Indonesia. Dilakukanlah pemerataan akses ke pendidikan tinggi berkualitas, mensuport agar lulusan perguruan tinggi, bisa menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Nggak hanya itu, pemerintah juga membantu tata kelola pendanaan perguruan tinggi. Serta, dilakukan pula peningkatan daya saing pendidikan tinggi.

Hebat ya, Bestie? Namun, sebagai seorang pemuda pemudi muslim, kita pun wajib tahu apa sebenarnya tujuan kita menempuh pendidikan. Apakah benar untuk berkontribusi? Nah, kontribusi bagaimana yang kita ingin kita lakukan?

Silakan memilih, tetapi jangan sampai kita teralihkan dari tujuan. Merasa cukup jika hanya menekuninya demi meraih prestasi hebat, karir bertingkat, atau kehidupan bermartabat. Wah, bahaya banget nih.

Istilah kata, kita melakukannya hanya untuk kepentingan dunia kita. Ini, mah, pemuda sekuler namanya.

Lalu, mana nih kontribusi kita sebagai pemuda muslim? Apa hayo bedanya kita dengan pemuda yang bukan muslim? Toh, mereka juga belajar, mereka juga punya cita-cita, mereka juga ingin berpendidikan tinggi dan berprestasi.

Sebagai seorang pemuda muslim, mari menunjukkan identitas kita. Kita tidak hanya ingin berprestasi untuk bekal di dunia. Namun, bekal akhirat juga.

Maka dari itu, selain bersungguh dalam pendidikan yang kita tempuh di bangku sekolah atau saat kuliah. Kita pun wajib semangat mempelajari landasan hidup kita. Yakni Islam itu sendiri.

Cita-cita yang tinggi, juga kita selaraskan dengan hakikat menjadi seorang muslim sejati. Kita pengen derajat kita ditinggikan oleh Allah. Masyaallah, Allah pun telah berjanji akan meninggikan derajat kita dengan ilmu. Dalam Al-Qur’an surah Mujadalah ayat 11 Allah berfirman:

“… Niscaya Allah Swt. akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Swt. Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”

Wah, pasti semua mau, ya? Ada buktinya, lho, pemuda muslim zaman dulu yang Allah tinggikan derajatnya karena ilmu. Seperti ilmuwan muslim terkemuka. Ibnu Sina, sang bapak kedokteran, Al Khawarismi, bapak matematika penemu angka nol. Ada juga Abbas bin Firnas, sang penerbang pertama, dan masih banyak yang lainnya. Mereka semua adalah contoh pemuda yang berjaya dengan keilmuannya. Namun, tanpa meninggalkan agama. Menjadi pemuda berpendidikan tinggi, juga memiliki kepribadian yang Islami. Kece badai!

Bestie, supaya kita bisa seperti itu. Tentu tidak mudah, ya. Kita harus berusaha maksimal di ranah pribadi. Kita juga kudu ngajakin teman agar makin banyak yang berjuang bersama. So, yok, bersiap menjadi pemuda muslim berprestasi. Dunia hingga ke surga. Siap, Bestie?

Artikulli paraprakPerayaan Halloween di Arab Saudi, Pelecehan Terhadap Negeri Muslim
Artikulli tjetërPembangunan Infrastruktur dalam Sistem Kapitalisme
Visi : Menjadi media yang berperan utama dalam membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhan mengembalikan kehidupan Islam. Semua isi berupa teks, gambar, dan segala bentuk grafis di situs ini hanya sebagai informasi. Kami berupaya keras menampilkan isi seakurat mungkin, tetapi Linimasanews.com dan semua mitra penyedia isi, termasuk pengelola konsultasi tidak bertanggungjawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan berkaitan penggunaan informasi yang disajikan. Linimasanews.com tidak bertanggungjawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis yang dihasilkan dan disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik “publik” seperti Opini, Suara Pembaca, Ipteng, Reportase dan lainnya. Namun demikian, Linimasanews.com berhak mengatur dan menyunting isi dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menjauhi isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras. Segala isi baik berupa teks, gambar, suara dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Linimasanews.com. Semua hasil karya yang dimuat di Linimasa news.com baik berupa teks, gambar serta segala bentuk grafis adalah menjadi hak cipta Linimasanews.com Misi : * Menampilkan dan menyalurkan informasi terbaru, aktual dan faktual yang bersifat edukatif, Inspiratif, inovatif dan memotivasi. * Mewadahi bakat dan/atau minat sahabat lini masa untuk turut berkontribusi membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhannya mengembalikan kehidupan Islam melalui literasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini