Penanganan Wabah Butuh Solusi Tuntas

0
129

Suara Pembaca

Pada masa pandemi, sudah banyak kebijakan yang diterapkan untuk menekan angka kasus Covid-19. Dari PSBB hingga sekarang PPKM darurat. Namun, tidak ada perubahan yang signifikan. Justru semakin hari, semakin meroket jumlah kasus positif Covid-19.

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia tercatat mencapai 2.983.830 orang. Informasi ini disampaikan oleh Satgas Penanganan Covid-19 (21/7 ).

Meningkatnya jumlah kasus Covid-19 menunjukkan bahwa seluruh kebijakan yang diambil pemerintah tidak mampu menyentuh akar permasalahan. Sebab, banyak sekali ketimpangan dalam setiap kebijakan tersebut. Terlebih, di balik PPKM darurat, banyak beredar kisah rakyat yang terancam kelaparan. Karena, pemerintah tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok mereka.

Dalam negara khilafah, khalifah akan mengambil langkah-langkah konkrit. Di antaranya, khalifah akan melakukan tes secara massal kepada seluruh warga negara. Lalu, memisahkan warga yang sehat dengan yang sakit, sehingga warga yang sehat masih tetap bisa beraktivitas secara normal.

Lantas, khalifah pun menjamin seluruh kebutuhan pokok pasien yang sakit hingga sembuh. Khalifah mendukung serta menyediakan dana yang cukup untuk pengembangan riset terhadap vaksin.

Semua mekanisme tersebut ditopang sistem keuangan negara khilafah, yaitu melalui Baitul Mal. Sehingga, negara tidak lagi bergantung kepada negara-negara imperialis melalui utang ribawi. Dorongan keimanan dan ketaqwaan dari rakyat pun menjadi modal berharga. Mereka akan patuh pada protokol kesehatan. Dorongan iman inilah yang mampu untuk mengatasi pandemi secara tuntas.

Ross A.R
( Aktivis dakwah Medan Johor )

Artikulli paraprakPara Pemuda Kecanduan Maksiat (PPKM)
Artikulli tjetërKesejahteraan Guru di Ambang Krisis
Visi : Menjadi media yang berperan utama dalam membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhan mengembalikan kehidupan Islam. Semua isi berupa teks, gambar, dan segala bentuk grafis di situs ini hanya sebagai informasi. Kami berupaya keras menampilkan isi seakurat mungkin, tetapi Linimasanews.com dan semua mitra penyedia isi, termasuk pengelola konsultasi tidak bertanggungjawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan berkaitan penggunaan informasi yang disajikan. Linimasanews.com tidak bertanggungjawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis yang dihasilkan dan disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik “publik” seperti Opini, Suara Pembaca, Ipteng, Reportase dan lainnya. Namun demikian, Linimasanews.com berhak mengatur dan menyunting isi dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menjauhi isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras. Segala isi baik berupa teks, gambar, suara dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Linimasanews.com. Semua hasil karya yang dimuat di Linimasa news.com baik berupa teks, gambar serta segala bentuk grafis adalah menjadi hak cipta Linimasanews.com Misi : * Menampilkan dan menyalurkan informasi terbaru, aktual dan faktual yang bersifat edukatif, Inspiratif, inovatif dan memotivasi. * Mewadahi bakat dan/atau minat sahabat lini masa untuk turut berkontribusi membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhannya mengembalikan kehidupan Islam melalui literasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini