Secercah Harapan di Tengah Badai PHK

0
157

Suara Pembaca

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pemerintah akan menggunakan alokasi belanja negara untuk menahan gejolak ekonomi yang telah memberikan dampak sosial seperti pemutusan hubungan kerja. Sri Mulyani berjanji, pemerintah akan melihat ruang APBN yang cukup yang akan diakselerasi dalam berbagai pembayaran bantuan sosial (5/11).

Badai PHK memang tidak dipungkiri telah membuat keadaan ekonomi masyarakat semakin sulit. Rakyat yang terkena PHK harus putar otak dan banting tulang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Bantuan sosial tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Seolah menjadi secercah harapan yang dapat membalikkan nasib buruk rakyat. Namun, sampai kapan masyarakat harus bergantung pada bantuan sosial? Jika bantuan tersebut habis, bagaimana rakyat memenuhi kebutuhannya jika tidak bekerja?

Inilah solusi pragmatis sistem kapitalisme. Negara berlepas diri dari perannya sebagai pengurus urusan rakyat. Akhirnya rakyat harus berjuang sendiri untuk mempertahankan hidupnya.

Seyogianya, negara berkewajiban menyediakan lapangan pekerjaan bagi rakyatnya, baik melalui aktivitas industri yang dilakukan oleh negara maupun dengan pemberian modal secara cuma-cuma. Negara juga menggiatkan ekonomi pada sektor riil dan menghentikan perputaran harta kekayaan pada sektor non riil. Inilah yang akan menghidupkan aktivitas ekonomi dengan kuat.

Di dalam sebuah hadis, Nabi Saw. pernah memberikan uang dua dirham untuk dibelikan kapak kepada seorang yang meminta pekerjaan kepada beliau dan memerintahkan dia untuk mencari kayu dengan kapak tersebut. Di dalam hadis lain disebutkan:

“Imam/khalifah adalah pemimpin dan dia bertanggung jawab atas rakyat yang dipimpinnya.” (HR Muslim)

Mayang Trisna Wardani
Bogor

Artikulli paraprakKehidupan Rumah Tangga Dalam Islam Adalah Kehidupan Persahabatan
Artikulli tjetërButuh Solusi Tepat Atasi Pengangguran
Visi : Menjadi media yang berperan utama dalam membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhan mengembalikan kehidupan Islam. Semua isi berupa teks, gambar, dan segala bentuk grafis di situs ini hanya sebagai informasi. Kami berupaya keras menampilkan isi seakurat mungkin, tetapi Linimasanews.com dan semua mitra penyedia isi, termasuk pengelola konsultasi tidak bertanggungjawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan berkaitan penggunaan informasi yang disajikan. Linimasanews.com tidak bertanggungjawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis yang dihasilkan dan disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik “publik” seperti Opini, Suara Pembaca, Ipteng, Reportase dan lainnya. Namun demikian, Linimasanews.com berhak mengatur dan menyunting isi dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menjauhi isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras. Segala isi baik berupa teks, gambar, suara dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Linimasanews.com. Semua hasil karya yang dimuat di Linimasa news.com baik berupa teks, gambar serta segala bentuk grafis adalah menjadi hak cipta Linimasanews.com Misi : * Menampilkan dan menyalurkan informasi terbaru, aktual dan faktual yang bersifat edukatif, Inspiratif, inovatif dan memotivasi. * Mewadahi bakat dan/atau minat sahabat lini masa untuk turut berkontribusi membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhannya mengembalikan kehidupan Islam melalui literasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini