Terserah

0
359

Afiyah Rasyad

Anjungan tunai terserah sudah menjadi fenomena viral menyaingi wabah. Seliweran tagar dengan kosa kata terserah tak melulu menunjukkan kondisi pasrah. Namun, lebih pada muhasabah atas kebijakan salah kaprah. Dan bahkan kebijakan ganas yang membuat telinga panas dan gerah.

Tagar terserah bukan tanpa arah. Kurva yang katanya melandai masih saja naik dengan gagah. Kini pembatasan sosial berskala besar dilepas dengan pongah, menuju gerbang maut dengan berjamaah.

Fenomenalnya terserah menggulung kepercayaan tanpa hujjah. Laju kemelut kian parah dan membuat tenaga medis dan penduduk dipaksa dalam kondisi pasrah. Pasrah pada sengkarut abainya seoarang pemimpin yang tak meriayah. Dan pasrah pada gempuran sayang triliunan wabah.

Terserah ya udah … Tak mendengarkah rintihan, jeritan, dan raungan dari bawah? Yang atas berleha-leha hanya menjadi sampah.

Terserah ya udah … Semakin merajalela saja para bedebah. Mereka berlomba di garis arogansi pungutan dalam wadah. Sementara penduduk diminta damai dan tabah.

Aneka hiruk pikuk dan aroma kebusukan tak pernah goyah. Mereka melaksanakannya dengan kekuatan total tanpa rasa bersalah. Akhirnya tagar terserah mencuat sebagai bentuk muhasabah. Namun naas, mereka tek bergeming, tetap diam dalam semedi di podium yang membuat gerah.

Jangan terserah! Harus ada gerakan untuk berubah. Gerakan yang menjadikan negeri dan dunia diliputi berkah. Gerakan jamaah yang terkoordinir dan terarah. Agar terwujud Islam kaffah dalam naungan khilafah … Maka di sinilah, Islam akan memimpin dunia dengan penuh rahmah.

Artikulli paraprakMeraih Lailatulqadar Kala Pandemi
Artikulli tjetërBanyak Kerumunan Akibat Kebijakan Plin-Plan
Visi : Menjadi media yang berperan utama dalam membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhan mengembalikan kehidupan Islam. Semua isi berupa teks, gambar, dan segala bentuk grafis di situs ini hanya sebagai informasi. Kami berupaya keras menampilkan isi seakurat mungkin, tetapi Linimasanews.com dan semua mitra penyedia isi, termasuk pengelola konsultasi tidak bertanggungjawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan berkaitan penggunaan informasi yang disajikan. Linimasanews.com tidak bertanggungjawab atas akibat langsung ataupun tidak langsung dari semua teks, gambar, dan segala bentuk grafis yang dihasilkan dan disampaikan pembaca atau pengguna di berbagai rubrik “publik” seperti Opini, Suara Pembaca, Ipteng, Reportase dan lainnya. Namun demikian, Linimasanews.com berhak mengatur dan menyunting isi dari pembaca atau pengguna agar tidak merugikan orang lain, lembaga, ataupun badan tertentu serta menjauhi isi berbau pornografi atau menyinggung sentimen suku, agama dan ras. Segala isi baik berupa teks, gambar, suara dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Linimasanews.com. Semua hasil karya yang dimuat di Linimasa news.com baik berupa teks, gambar serta segala bentuk grafis adalah menjadi hak cipta Linimasanews.com Misi : * Menampilkan dan menyalurkan informasi terbaru, aktual dan faktual yang bersifat edukatif, Inspiratif, inovatif dan memotivasi. * Mewadahi bakat dan/atau minat sahabat lini masa untuk turut berkontribusi membangun kesadaran umat tentang fakta kebutuhannya mengembalikan kehidupan Islam melalui literasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini