Vaksin Hadir Rakyat pun Khawatir

0
10

Suara Pembaca

Presiden Joko Widodo menargetkan seluruh masyarakat Indonesia bakal diberikan vaksin covid-19, pada Januari 2021. Ucapan ini diutarakannya saat meninjau uji klinis ketiga vaksin Sinovac asal China di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Jawa Barat, yang disiarkan saluran YouTube Setpres, pada Selasa (11/08).

Alih-alih kehadiran vaksin ini menjadi harapan cerah bagi rakyat, ternyata malah memunculkan kekhawatiran baru. Pasalnya, banyak pihak yang masih meragukan kehalalan, dan keamanan vaksin yang akan disalurkan. Bahkan Media Amerika Serikat (AS) yang berbasis di New York, Associated Press (AP) menyoroti kekhawatiran tersebut. Perusahaan China Sinopharm dan CanSino Biologics yang seluruhnya memiliki vaksin covid-19 dalam uji klinis tahap akhir dan kesepakatan jutaan dosis di seluruh dunia belum menanggapi permintaan AP untuk informasi bahan-bahan vaksin mereka (kompas.com 20/12).

Kekhawatiran ini sangatlah berdasar, karena menyangkut keyakinan, keimanan, dan keamanan seseorang. Namun berjuta pertanyaan dari rakyat tidaklah bisa dijawab dengan jawaban yang memuaskan, bahkan terkesan ditutupi kebenarannya. Ujung-ujungnya rakyatlah yang akan dikorbankan dari kekejaman aturan negeri ini. Rakyat dipaksa “manut” dengan kebijakan yang dibuat, bahkan negara tidak segan-segan mengesahkan sanksi baru bagi setiap warga yang menolak dan membangkang.

Tidak adanya transparansi antara penguasa dengan rakyat inilah yang akan menumbuhkan persoalan baru.

Penguasa negeri ini seolah menjadi tangan besi yang bisa semena-mena menggunakan kursi kekuasaan sebagai alat untuk menjajah. Rakyat sudah pintar, tak bisa lagi dibodohi dengan dalih untuk kepentingan bersama. Pada kenyataannya, dari setiap kebijakan yang ada tetaplah kepentingan segelintir orang dan pengusaha yang diperhatikan bukan kepentingan rakyat.

Susi Ummu Ameera (Guru Tahfidz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini